Senin, 30 Juli 2012

Alexa Story "To get something special, you must do something Spectacular"

WELCOME TO MY LIFE

oioi, salam untuk para pembaca setia gue yang hampir rata-rata adalah laba-laba, kecoa, dan kuman, lalu mana manusianya? gue ras agak ada, karena gue jarang nge-post, dan kalaupun nge-post gak penting.
so.. gue mau coba menuliskan sebuah cesung di blog ini, hope you like this.


Chapter 1. 

"To get something special, you must do something spectacular" 

Hujan turun lagi di kota karawang, kota yang pada dasarnya diisi oleh makhluk-makhluk super unik, dan unforgettable. Terutama cowok satu itu, badannya tinggi dan kulitnya yang hitam manis membuat dia terlihat begitu "awesome" ketika disirami hujan, ya dia terlihat "sexy" cowok itu memang sempurna, dan sekarang dia menuju ke parkiran, dan dia keluar dari parkiran, liat.....! dia bakal melewati gue, OH MY GOD! gue harap dia ngajak gue pulang bareng.

"Teeeet...Teeet" Suara klakson cowok itu terdengar, dan dia menghampiri gue.
"hai, Alexa" sapa cowok itu.
"hai juga Rian, sendirian aja nih? aduh hujan nih." sapa gue penuh harapan.
"iya nih hujan, ya udah ya gue deluan, ntar hujannya makin gede, bye alexa" jawabnya.
aaaaaaaaaaaaaaah siaaaaaaaaaaal, kenapa cowok itu gak ngajakin gue pulang bareng, kenapa dia gak ngebiarin gue bersama dia dalam hujan, kenapa tuhan? TIDAK!

"Teeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeet" tiba-tiba suara klakson mobil gue dateng, dan semuanya pun buyar tanpa harapan, bagaikan berjalan dipinggir sungai lalu terpeleset dan masuk ke dalam lumpur sungai. Okay, emang disungai ada lumpur? GUE GAK TAHU!


Kenalin, gue Alexa, cewek SMA yang funny dan sekolah di sekolah kece, gue punya banyak temen, banyak sahabat, banyak musuh dan sialnya, gue gak punya pacar! Inceran gue banyak, tapi emang dasar nasib si jomblo akut, tak ada satupun inceran yang nyangkut, dan kalian tahu apa? apa? apa? gue punya satu inceran, dan dia sempurna! (menurut gue) namanya Rian, Cowok biasa yang sekelas sama gue, cuek dan gak tahu kenapa bisa membuat gue mencintai dia dengan sangat, semua orang bilang gue dan dia gak cocok, tapi bagi gue, kita "perfect couple".



"Di Kelas"
"riaaaaaan, ini makanan buat lo, gue buat sendiri loch" okay, gue bohong, itu masakan emak gue dan gue copet lauknya.
"Makasih, tapi gue udah kenyang, bawa pulang aja"
"tapi, gue udah bawain ini ke lo, hargain dikit kek" jawab gue, kecewa.
"ya emang ada yang nyuruh lo bawain? emang gue mesen? gak kan?"
"ya udahlah lo buang aja, tapi dibelakang gue, jangan kayak gini"
"kalau gue gak mau ya gak mau, maksa banget deh, MANJA!" Jawab rian kesal, dan pergi ninggalin gue.
So, apa yang harus gue lakuin? apa yang harus gue katakan, eits.. tunggu apa ini dimata gue, ada yang basah, okay, good. gue nangis untuk kesekian kalinya gara-gara cowok kampret ini, dan air matanya gak mau berhenti, gimana dong?.

"Puk..puk.." bunyi tangan seseorang nepuk gue
"udahlah, kenapa lo nangis? masa kayak gitu aja di tangisin." Nasehat Sahabat gue, si Litha.
"ya bukan gitu, dia tuh cuek banget, masa gitu sih ke gue, kan gue temennya, dan gue suka dia, dan gue gak suka diginiin, huaaaaaaa.... mamaaaaaaaaaaaaaa" Rengek gue kayak anak kecil.
"oh come on man, kenapa lo jadi manja gini, mana Alexa yang tegar? yang dewasa? cepirith qaqagh" Support sahabat gue yang lain, Mona namanya.
"Gue gak tau, gue cuma ngerasa lemah aja dihadapan dia, ngerasa dia bisa ngelindungin gue, ngerasa dia bisa buat semuanya jadi sempurna, ah gue kangen bareng dia"
"sekarang gue tanya, lo beneran sayang sama dia?" Tanya litha
"Banget" jawab gue.
"bagi lo dia itu apa? dihati lo posisi dia apa?"
"everything, Special"
"so, If you want to get something special, you must do something spectacular" Pepatah litha, yang entah darimana dapatnya.
" ayo semangaaaaaaaaat, lo bisa dapetin dia"
"iya gue bisa, gue bisa.... Keep cepilith Jokut (jomblo Akut)"

To Be Continue










Selasa, 03 Juli 2012

Orang baik menjadi Orang Tanpa Perasaan

WELCOME TO MY LIFE

Apa yang lo rasain ketika menyebut kalimat "Meskipun lo jahat, gue bakal tetep baik"
gue pribadi ngerasa itu omong kosong, kenapa? karena ayolah men, itu bodoh...
masa dia jahatin lo dan lo tetep baik? lebih baik diam saja dan jadi manusia tanpa perasaan jika dia hanya menyakiti perasaanmu dan bila dia menyakiti fisik, sebaiknya jadilah manusia jahat.

Mungkin, beberapa yang baca post ini bakal bilang kalau gue sesat, tapi enggak.
karena semuanya gue alamain, ketika seseorang jahat dan lo dengan bodohnya tetap baik, lo tau apa yang dia lakukan? menjahati gue lebih lagi, dan lebih lagi, dan akhirnya gue benar-benar hancur.

Dia menghancurkan gue, dan dia membuat gue hilang arah, gue si cewek pemimpi kini tak memiliki satu impian apapun, bahkan untuk esok pun gue tak mau mengkhayal ataupun berharap.

Lo tau, dia terus ngejahatin gue tanpa ampun, emang bukan fisik tapi batin, setiap hari rasanya kayak di ruang penyiksaan dan dia tahu gue terluka, dia tahu gue kesakitan, dia tahu gue HANCUR, dan DIA BIASA AJA, DIA GAK PEDULI, DIA BAHAGIA, DIA BANGGA NYAKITIN GUE!

Sejak saat itu di sebuah RO (ruang O), disaat gue melihat dia berkhianat, gue memutuskan bahwa semua omong kosong, gue hanya mainan, gue terlalu bodoh, dan dia membuat gue bersumpah akan membalas semua ini, gue akan membuat dia mengemis cinta gue, membuat dia menangis di hadapan gue karena gue tak ingin dia kembali, gue akan buat dia resah dan dilema setiap malam, gue akan hancurin dia lebih hancur dari gue.

Tapi, itu hanya emosi gue, gue gak sanggup liat dia terluka, gue gak sanggup liat dia merintih kesakitan, gue gak sanggup liat dia sedih, gue gak sanggup.

Tapi, gue juga gak bodoh untuk masuk ke lubang kepahitan yang sama, dan gue memutuskan untuk tak lagi menjadi baik kepada orang yang tak baik sama gue, dan menjalani hidup beberapa saat tanpa perasaan atau lebih tepatnya gue ingin menjadi manusia Individualisme dalam kurun waktu beberapa saat.

Dia memberikan gue pelajaran terbesar tentang bersosialisasi, tetapi dia juga sempat memberikan gue KENANGAN TERINDAH SAAT BERSAMANYA.